Beranda | Artikel | Infant | 10 Cara Aman Mengatasi Perut Kembung pada Anak

10 Cara Aman Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Infant
20/04/2026
Penulis: Makuku
Reviewer: Chief Editor
10 Cara Aman Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Perut kembung pada anak biasanya terjadi karena penumpukan gas di saluran pencernaan dan dapat diatasi dengan pijatan lembut, pola makan yang tepat, serta kebiasaan makan yang baik. Agar Si Kecil kembali merasa nyaman, penggunaan popok yang tetap kering seperti Makuku Slim Luxury Silky membantu menjaga kenyamanan anak selama beraktivitas maupun beristirahat.

Perut kembung pada anak merupakan kondisi yang cukup sering terjadi. Saat perut terasa penuh oleh gas, Si Kecil bisa menjadi rewel, tidak nyaman, bahkan sulit tidur atau makan. Kondisi ini sebenarnya umum dialami anak-anak, terutama ketika sistem pencernaannya masih berkembang.

Kabar baiknya, perut kembung pada anak biasanya bisa diatasi dengan cara sederhana di rumah. Dengan mengenali penyebab dan tanda-tandanya lebih dulu, Moms bisa membantu Si Kecil merasa lebih nyaman dan kembali aktif seperti biasa. Yuk, simak penyebab, ciri-ciri, serta cara mengatasi perut kembung pada anak yang aman berikut ini.

Apa Penyebab Perut Kembung pada Anak?

Perut kembung pada anak biasanya terjadi karena adanya penumpukan gas di dalam saluran pencernaan. Gas ini dapat muncul dari proses pencernaan makanan atau karena udara yang ikut tertelan saat makan atau minum. Menurut Cleveland Clinic, keluhan sakit perut pada anak cukup umum terjadi dan sering kali berkaitan dengan masalah pencernaan seperti gas berlebih, sembelit, atau infeksi ringan pada saluran cerna. Beberapa faktor berikut bisa menjadi penyebab perut kembung pada anak.

1. Menelan Terlalu Banyak Udara

Saat makan terlalu cepat, minum menggunakan sedotan, atau sering berbicara saat makan, anak bisa menelan udara lebih banyak. Udara yang masuk ke saluran pencernaan ini kemudian menumpuk dan menyebabkan perut terasa penuh atau kembung.

2. Konsumsi Makanan Penghasil Gas

Beberapa jenis makanan memang dapat menghasilkan lebih banyak gas saat dicerna. Contohnya seperti kacang-kacangan, brokoli, kol, bawang, serta minuman bersoda. Pada sebagian anak, makanan tersebut bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

3. Sistem Pencernaan yang Masih Sensitif

Sistem pencernaan anak, terutama balita, masih dalam tahap perkembangan. Akibatnya, proses mencerna makanan belum selalu optimal sehingga gas bisa lebih mudah terbentuk.

4. Sembelit

Ketika anak mengalami sembelit atau susah buang air besar, gas bisa terperangkap di dalam usus. Kondisi ini sering membuat perut terasa keras, penuh, dan tampak besar.

5. Intoleransi Makanan Tertentu

Beberapa anak mungkin memiliki intoleransi terhadap makanan tertentu, misalnya intoleransi laktosa pada produk susu. Kondisi ini dapat menyebabkan perut kembung, sakit perut, hingga diare.

Ciri-Ciri Perut Kembung yang Umum Terjadi pada Anak

Perut kembung pada anak biasanya disertai beberapa tanda yang cukup mudah dikenali. Dengan memahami gejalanya, Moms bisa lebih cepat membantu Si Kecil mengatasi rasa tidak nyaman yang dialaminya. Berikut beberapa ciri perut kembung yang sering terjadi pada anak.

1. Perut Terasa Keras atau Membesar

Salah satu tanda paling umum adalah perut anak terasa lebih keras atau tampak sedikit membesar dibanding biasanya. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan gas di dalam perut.

2. Anak Lebih Rewel dari Biasanya

Saat perut terasa tidak nyaman, Si Kecil bisa menjadi lebih rewel, mudah menangis, atau terlihat gelisah tanpa sebab yang jelas.

3. Sering Bersendawa atau kentut

Gas yang terperangkap di dalam saluran pencernaan biasanya akan keluar melalui sendawa atau kentut. Jika anak terlihat lebih sering melakukan hal ini, kemungkinan besar ia sedang mengalami perut kembung.

4. Nafsu Makan Berkurang

Rasa penuh pada perut dapat membuat anak menjadi kurang tertarik untuk makan. Akibatnya, porsi makan Si Kecil mungkin berkurang sementara waktu.

5. Anak Tampak Tidak Nyaman Saat Bergerak

Beberapa anak terlihat lebih sering memegang perutnya atau tampak tidak nyaman ketika bergerak, duduk, maupun berbaring.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Jika Si Kecil mengalami perut kembung, Moms tidak perlu langsung panik. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gas di perut anak. Berikut beberapa cara mengatasi perut kembung pada anak yang bisa Moms coba.

1. Memijat Perut Anak dengan Lembut

Pijatan lembut pada area perut dapat membantu mendorong gas keluar dari saluran pencernaan. Moms bisa memijat perut Si Kecil secara perlahan dengan gerakan memutar searah jarum jam.

2. Mengajak Anak Bergerak

Aktivitas ringan seperti berjalan atau bergerak dapat membantu memperlancar kerja usus. Gerakan tubuh membantu gas berpindah dan keluar lebih mudah dari sistem pencernaan.

3. Mengompres Perut dengan Air Hangat

Kompres hangat pada area perut dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat gas. Suhu hangat membantu otot perut menjadi lebih rileks sehingga gas lebih mudah keluar.

4. Membantu Anak Bersendawa

Jika perut kembung disebabkan oleh udara yang tertelan, membantu anak bersendawa bisa menjadi solusi yang efektif. Moms dapat menepuk lembut punggung anak setelah makan atau minum.

5. Mengatur Pola Makan Anak

Makan terlalu cepat dapat menyebabkan anak menelan banyak udara. Karena itu, Moms bisa mengajak Si Kecil makan lebih perlahan dan mengunyah makanan dengan baik.

6. Mengurangi Makanan Pemicu Gas

Jika perut kembung sering terjadi setelah anak mengonsumsi makanan tertentu, Moms bisa mencoba mengurangi atau membatasi jenis makanan tersebut.

7. Memberikan Air Putih yang Cukup

Air putih membantu proses pencernaan berjalan lebih lancar. Dengan cairan yang cukup, makanan dapat dicerna lebih baik dan gas dalam perut dapat berkurang.

8. Membantu Anak Buang Air Besar Secara Teratur

Jika kembung disebabkan oleh sembelit, membantu anak memiliki jadwal buang air besar yang teratur dapat menjadi solusi. Asupan serat dari buah dan sayur juga dapat membantu melancarkan pencernaan.

9. Menghindari Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung karbonasi yang dapat menghasilkan gas tambahan di dalam perut. Pada anak, minuman jenis ini bisa memperburuk kondisi perut kembung.

10. Konsultasi dengan Dokter Jika Perlu

Jika perut kembung terjadi terus-menerus, disertai muntah, demam, atau nyeri hebat, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Cara Mencegah Perut Kembung pada Anak

Selain mengetahui cara mengatasinya, pencegahan juga penting agar perut kembung tidak sering dialami oleh Si Kecil. Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan anak.

1. Membiasakan Anak Makan Secara Perlahan

Makan dengan tenang dan tidak terburu-buru membantu mengurangi udara yang tertelan saat makan. Kebiasaan ini juga membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal.

2. Memberikan Pola Makan Seimbang

Menu makanan yang seimbang dengan cukup serat, protein, dan cairan dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan anak.

3. Membatasi Makanan Pemicu Gas

Jika Moms sudah mengetahui makanan tertentu yang sering menyebabkan kembung pada anak, sebaiknya konsumsi makanan tersebut dibatasi.

4. Mengajak Anak Tetap Aktif

Aktivitas fisik membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik. Anak yang aktif bergerak biasanya memiliki proses pencernaan yang lebih lancar.

Kesimpulan

Perut kembung pada anak merupakan kondisi yang cukup umum dan biasanya tidak berbahaya. Biasanya terjadi karena menelan udara saat makan, konsumsi makanan tertentu, atau sistem pencernaan yang masih berkembang. Dengan mengenali cirinya lebih awal, Moms dapat membantu Si Kecil merasa lebih nyaman melalui cara sederhana seperti pijatan perut, kompres hangat, dan pengaturan pola makan.

Selain menjaga kesehatan pencernaan, kenyamanan Si Kecil juga penting agar ia tetap bisa beraktivitas dengan tenang sepanjang hari. MAKUKU Slim Luxury Silky hadir dengan fitur triple zero protection, zero feel yang membuat bayi senyaman tanpa popok dengan SAP Thin Core Technology, tipis 1,6 mm. Zero worry dari popok ini akan melindungi dari kebocoran, daya serap tinggi, kering hingga 12 jam.

FAQ

1. Apakah perut kembung pada anak bisa terjadi setelah minum susu?

Ya. Pada beberapa anak kondisi ini bisa terjadi karena intoleransi laktosa atau sensitivitas terhadap protein susu tertentu.

2. Apakah pijat perut aman dilakukan setiap hari?

Pijat perut dengan tekanan lembut umumnya aman dilakukan, terutama jika anak sedang merasa tidak nyaman karena gas.

3. Apakah perut kembung bisa membuat anak sulit tidur?

Bisa. Rasa penuh dengan tekanan lembut umumnya aman dilakukan, terutama jika anak sedang merasa tidak nyaman karena gas.

4. Apakah obat pereda gas boleh diberikan pada anak?

Obat pereda gas sebaiknya hanya diberikan sesuai anjuran dokter untuk memastikan dosis dan keamanannya.

5. Kapan perut kembung pada anak perlu diperiksakan ke dokter?

Jika kembung disertai muntah, demam, nyeri hebat, atau berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

6. Apakah popok Makuku memiliki sirkulasi udara yang baik?

Ya. Desain popok Makuku membantu menjaga sirkulasi udara agar kulit bayi tetap nyaman.

7. Apakah popok Makuku tersedia di toko offline?

Ya. Popok Makuku tersedia di banyak supermarket, minimarket, dan toko perlengkapan bayi.


Referensi:

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gas-and-gas-pains/symptoms-causes/syc-20372709

  • https://health.clevelandclinic.org/stomachaches-5-things-parents-should-know

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation-in-children/symptoms-causes/syc-20354242

Bagikan di media sosial:
Customer Care MAKUKU